Isilah Buku Tamu


ShoutMix chat widget

PROFIL H. GATOT PUJO NUGROHO, ST

__

Inilah Sebagian Link PIP PKS Luar Negeri

__

AKSI SOLIDARITAS PALESTINA

Ratusan massa PKS Batu Bara dan elemen masyarakat berunjuk rasa terkait agresi Israel yang kesekian kalinya ke Palestina yang menewaskan ratusan warga Palestina.

PKS Batu Bara Mendaftar Ke KPUD

PKS Batu Bara Lantik Pengurus 7 DPC | Batu Bara – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Batu Bara melantik Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-Kabupaten Batu Bara dalam acara Apel Siaga di Lapangan Indra Sakti – Indrapura, minggu (9/3/2014)

Foto bersama di KPUD Batu Bara

Kader PKS Batu Bara foto bersama usai mengantar berkas pendaftaran di KPUD Batu Bara, Kamis, 6/09/2012.

NEWS UPDATE>>

Rabu, 06 Maret 2013

Prof. Dr. Khoirul Anwar Penemu Teknologi 4G Asal Indonesia


Islamedia - Satu lagi peneliti Indonesia yang telah menorehkan prestasi di kancah internasional. Dia adalah Prof. Dr. Khoirul Anwar, penemu dan sekaligus pemilik paten teknologi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing). Temuannya ini kemudian mendapatkan penghargaan Best Paper untuk kategori Young Scientist pada Institute of Electrical and Electronics Engineers Vehicular Technology Conference (IEEE VTC) 2010-Spring yang digelar 16-19 Mei 2010, di Taiwan. Kini hasil temuan yang telah dipatenkan itu digunakan oleh sebuah perusahaan elektronik besar asal Jepang.

Dosen sekaligus peneliti yang bekerja di laboratoriom Information Theory and Signal Processing, Japan Advanced Institute of Science and Technology, di Jepang ini adalah lulusan dari Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung dengan predikat cum laude di tahun 2000. Ia kemudian meraih gelar master dari Nara Institute of Science and Technology (NAIST) pada tahun 2005 dan gelar doktor pada tahun 2008 di kampus yang sama. Pada tahun 2006, ia juga pernah menerima IEEE Best Student Paper Award of IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS), di California. Khoirul juga mendapat penghargaan bidang Kontribusi Keilmuan Luar Negeri oleh Konsulat Jenderal RI Osaka pada tahun 2007.

Hasil royalti paten pertamanya itu ia berikan untuk ibunya yang kini hidup bertani di Kediri. Khoirul Anwar lahir pada 22 Agustus 1978 di Kediri, Jawa Timur. Ia berhasil mendapatkan beasiswa selama 4 tahun secara berturut-turut. Bahkan ia berhasil mendapatkan beasiswa S2 dari Panasonic, dan beasiswa S3 dari perusahaan Jepang.

Bersama istrinya, Sri Yayu Indriyani dan tiga putra tercintanya, Khoirul tinggal di Nomi, Ishikawa, tak jauh dari tempat kerjanya. Meski berprestasi cemerlang di Jepang, namun Khoirul menyimpan keinginan untuk kembali ke Indonesia suatu hari nanti.
Penemuan 4G

INSPIRASI besar memang bisa datang dari mana saja, termasuk dari film animasi untuk anak-anak. Anda mungkin tak pernah mengira, sebuah film anime Jepang ternyata bisa mengilhami penemuan penting yang merevolusi anggapan tak terpatahkan di jagat transmisi telekomunikasi nirkabel.

Tapi cerita itulah yang terjadi pada diri Khoirul Anwar, dosen sekaligus peneliti asal Indonesia yang bekerja di laboratoriom Information Theory and Signal Processing, Japan Advanced Institute of Science and Technology, di Jepang.

Saat terdesak karena harus mengajukan tema penelitian untuk mendapatkan dana riset, Khoirul memeras otaknya. Akhirnya ide itu muncul juga dari Dragon Ball Z, film animasi Jepang yang kerap ia tonton.

Ketika Goku, tokoh utama Dragon Ball Z, hendak melayangkan jurus terdahsyatnya, ‘Genki Dama’ alias Spirit Ball, Goku akan menyerap semua energi mahluk hidup di alam, sehingga menghasilkan tenaga yang luar biasa.

“Konsep itu saya turunkan formula matematikanya untuk diterapkan pada penelitian saya,” kata Khoirul, kepada VIVAnews melalui surat elektroniknya, Jumat 13 Agustus 2010.

Maka inspirasi itu kini mewujud menjadi sebuah paper bertajuk “A Simple Turbo Equalization for Single Carrier Block Transmission without Guard Interval.”

Khoirul memisalkan jurus Spirit Ball Goku sebagai Turbo Equalizer (dekoder turbo) yang mampu mengumpulkan seluruh energi dari blok transmisi yang ter-delay, maupun blok transmisi terdahulu, untuk melenyapkan distorsi data akibat interferensi gelombang.

Asisten Profesor berusia 31 tahun itu dapat mematahkan anggapan yang awalnya ‘tak mungkin’ di dunia telekomunikasi. Kini sebuah sinyal yang dikirimkan secara nirkabel, tak perlu lagi diperisai oleh guard interval (GI) untuk menjaganya kebal terhadap delay, pantulan, dan interferensi. Turbo equalizer-lah yang akan membatalkan interferensi sehingga receiver bisa menerima sinyal tanpa distorsi.

Dengan mengenyahkan GI, dan memanfaatkan dekoder turbo, secara teoritis malah bisa menghilangkan rugi daya transmisi karena tak perlu mengirimkan daya untuk GI. Hilangnya GI juga bisa diisi oleh parity bits yang bisa digunakan untuk memperbaiki kesalahan akibat distorsi (error correction coding).

“GI sebenarnya adalah sesuatu yang ‘tidak berguna’ di receiver selain hanya untuk menjadi pembatas. Jadi mengirimkan power untuk sesuatu yang ‘tidak berguna’ adalah sia-sia,” kata Khoirul.

Gagasan ini sendiri, dikerjakan Khoirul bersama Tadashi Matsumoto, profesor utama di laboratorium tempat Khoirul bekerja. Saat itu ia dan Tadashi hendak mengajukan proyek ke Kinki Mobile Wireless Center.

Setelah menurunkan formula matematikanya secara konkrit, Khoirul meminta rekannya Hui Zhou, untuk membuat programnya.

Metode ini bisa dibilang mampu memecahkan problem transmisi nirkabel. Apalagi ia bisa diterapkan pada hampir semua sistem telekomunikasi, termasuk GSM (2G), CDMA (3G), dan cocok untuk diterapkan pada sistem 4G yang membutuhkan kinerja tinggi dengan tingkat kompleksitas rendah.

Ia juga bisa diterapkan Indonesia, terlebih di kota besar yang punya banyak gedung pencakar langit, maupun di daerah pegunungan. Sebab di daerah tadi biasanya gelombang yang ditransmisikan mengalami pantulan dan delay lebih panjang.

Tak heran bila temuan ini membesut penghargaan Best Paper untuk kategori Young Scientist pada Institute of Electrical and Electronics Engineers Vehicular Technology Conference (IEEE VTC) 2010-Spring yang digelar 16-19 Mei 2010, di Taiwan.

Kini hasil temuan yang telah dipatenkan itu digunakan oleh sebuah perusahaan elektronik besar asal Jepang. Bahkan teknologi ini juga tengah dijajaki oleh raksasa telekomunikasi China, Huawei Technology.

Sukses di negeri orang tak membuatnya lupa dengan tanah kelahiran. “Suatu saat saya juga akan tetap pulang ke Indonesia. Setelah meraih ilmu yang banyak di luar negeri,” kata Khoirul.

Di luar kehidupannya sebagai seorang periset, Khoirul juga mengajar dan membimbing mahasiswa master dan doktor. Kedalaman pengetahuan agama pria yang sempat menjadi takmir masjid di SMA-nya itu, juga membawanya sering didaulat memberi ceramah agama di Jepang, bahkan menjadi Khatib shalat Iedul Fitri.

Tak hanya itu, Khoirul juga kerap diundang memberikan kuliah kebudayaan Indonesia. “Keberadaaan kita di luar negeri tak berarti kita tidak cinta Indonesia, tapi justru kita sebagai duta Indonesia,” kata dia. (vivanews)


Read more: http://www.islamedia.web.id/2013/03/prof-dr-khoirul-anwar-penemu-teknologi.html#ixzz2MjSgIazK

Cara Licik Jatuhkan Pasangan Ganteng, Mulai Dari Teror Petasan Sampai Kupon Sembako Fiktif

Islamedia - Dua hari menjelang pemungutan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara (Sumut) diwarnai aksi teror. Orang tak dikenal melemparkan petasan besar ke kantor Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumut di Jalan Kenanga Raya, Medan, tadi malam.

Menurut Syahrial, petugas keamanan kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sumut, pelemparan itu terjadi sekitar pukul 20.45 WIB, Selasa (5/3/2013). Petasan dilempar oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor. Petasan itu meledak dekat pintu gerbang dan hanya menimbulkan suara kuat, namun tak ada kerusakan maupun korban yang ditimbulkan.

"Saya lagi di dalam mengantar tamu, tiba-tiba terdengar ledakan keras. Saya hanya melihat dua orang bersepeda motor yang melemparnya," kata Syahrial.

Begitu kejadian, dua orang polisi dari Polsekta Medan Sunggal mengamankan petasan yang sudah meledak. Polisi lalu melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selain teror petasan, malam ini kader PKS juga menemukan kupon pembagian sembako atas nama Gatot-Tengku Erry, pasangan cagub yang diusung PKS. Kupon palsu ini diduga disebarkan untuk memancing kericuhan menjelang Pilgub Sumut yang akan berlangsung pada 7 Maret mendatang. (dtk)

Read more: http://www.islamedia.web.id/2013/03/cara-licik-jatuhkan-pasangan-ganteng.html#ixzz2MjR9ZGvN

OTK SEBARKAN KUPON SEMBAKO PALSU UNTUK JELEKKAN GATOT TENGKU ERRY


Kupon sembako palsu
pkssumut.or.id, MEDAN - Suasana minggu tenang jelang Pilkada Gubernur Sumatera Utara terusik. Sejumlah kupon gelap pembagian sembako pada Selasa (5/3) malam disebarkan orang tak dikenal untuk memfitnah pasangan Gatot-Tengku Erry.

Kupon berwarna kuning bergambar Gatot-Tengku Erry itu menurut Abdur Rahim Siregar, Sekretaris DPD PKS Medan ditemukan kader-kadernya saat disebar-sebarkan orang tak dikenal di depan RS Pirngadi Medan sekitar pukul 22.00 WIB.

"Kupon menurut kader kita disebarkan orang dengan menggunakan becak," kata Abdur Rahim.

Selain di depan RS Pirngadi, ratusan kupon sembako itu juga ditemukan kader PKS di kawasan Tanjung Sari.

Abdur Rahim menambahkan, kupon tersebut menjelaskan penerima kupon bisa menukarkannya ke kantor DPD PKS Medan, Jl Bhayangkari No 339,Medan mulai Rabu (6/3) pukul 15.00 - 24.00.


Kupon yang diduga bertujuan memancing kericuhan itu, menuliskan keterangan  dapat  ditukar 10 Kg beras dan 2 liter minyak di kantor PKS.

Kepada wartawan, Abdur Rahim menegaskan menjelang Pilkada Gubernur Sumatera Utara tidak pernah mengadakan bagi-bagi sembako.

Kupon gelap ini merupakan kasus kedua, setelah isu bagi-bagi beras dan minyak juga dihembuskan orang-orang tak dikenal jelang kampanye Gatot-Tengku Erry dua pekan lalu di Lapangan Gajahmada,Jl Krakatau.

"Kita tidak ada bagi-bagi sembako untuk memenangkan Ganteng. Jadi kami imbau masyarakat jangan terkecoh," imbau Abdur Rahim.

Kantor DPW PKS Sumut Dilempar Petasan


Metrotvnews.com, Medan: Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sumatera Utara, di Jalan Kenanga Raya, Selasa (5/3) malam, dilempar petasan berdaya ledak sedang oleh orang tak dikenal. Kejadian ini membuat panik petugas keamanan kantor DPW PKS  Sumut.

Aparat Kepolisian Sektor Medan Sunggal yang menerima informasi kejadian ini langsung terjun ke lokasi. Dari lokasi kejadian, petugas menemukan sisa ledakan yang mirip dengan petasan.

Selain itu, petugas juga menemukan sebuah kupon yang berisi undangan pembagian sembako di kantor DPW PKS Sumut yang ternyata tidak benar akan ada pembagian sembako.

Menurut petugas keamanan kantor DPW PKS Sumut, Syahrial, kejadian tersebut berlangsung cepat. Ia hanya melihat dua orang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor berhenti di depan sekretariat partai. Tiba-tiba dua orang tersebut langsung melemparkan petasan, sehingga mengenai seorang tamu yang hendak pulang.(Air)

Editor: Andrie Yudhistira

lihat video : http://www.metrotvnews.com/metronews/video/2013/03/06/1/172610/Kantor-DPW-PKS-Sumut-Dilempar-Petasan

Hidayat Merasa Misbakhun Masih di PKS

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku belum mengetahui kadernya Misbakhun telah bergabung dengan Partai Golkar. Bahkan, Misbakhun belum menyerahkan surat pengunduran dirinya ke PKS.

Anggota Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid mengatakan, sampai saat ini partainya belum menerima surat pengunduran diri Misbakhun.

"Yang saya tahu Misbakhun itu belum keluar dari PKS. Setahu saya memang belum ada surat resmi. Umumnya keanggotaan itu ada di satu partai," kata Hidayat, kepadaINILAH.COM, Jakarta, Selasa (5/2/2013).

Namun demikian, dia menghargai keputusan politik Misbakhun yang resmi bergabung dengan partai pimpinan Aburizal Bakrie alias Ical itu. "Pada prinsipnya semua orang mempunyai hak untuk menentukan politiknya," ucap ketua Fraksi PKS di DPR itu.

Meski Misbakhun keluar dari PKS, Hidayat menegaskan bahwa partainya tidak akan terpengaruh untuk menghadapi Pemilu 2014 nanti. Sebab, lanjutnya, PKS sudah mempersiapkan kader terbaik untuk maju sebagai Caleg di 2014. "PKS mempunyai kader lain untuk bekerja pada Pemilu 2014," tegasnya.

http://nasional.inilah.com/read/detail/1964781/hidayat-merasa-misbakhun-masih-di-pks#.UTaKU9ami8U

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More